✌sejarah website
Website adalah apa yang kita kunjungi atau buka setiap hari di internet. Saat komputer atau ponsel terkoneksi dengan internet, kita biasa buka Google, Wikipedia, atau situs berita seperti Detikcom, Kompas.com, Katalis.net, dan sejenisnya. Semua itu adalah website.
Website (Indonesia: situs web, situs, atau web saja) adalah suatu halaman yang sering kita kunjungi ketika berselancar di dunia maya, entah itu ketika mencari informasi, mencari hiburan ataupun belanja online Internet.
Secara bahasa, menurut KBBI, website atau disingkat web adalah sistem untuk mengakses, memanipulasi, dan mengunduh dokumen hipertaut yang terdapat dalam komputer yang dihubungkan melalui internet; jejaring; jaringan.
- Pengenalan Browser Grafis: Pada 1993, BROWSER MOSAIC dirilis, memungkinkan pengguna untuk melihat gambar bersama teks di halaman web. Ini merupakan langkah besar yang membuat web lebih menarik secara visual dan mudah digunakan oleh masyarakat luas.
- Pengembangan CSS dan JavaScript: CSS diperkenalkan pada tahun 1996, memungkinkan pembuat website untuk mengontrol desain dan tampilan halaman web. JavaScript juga muncul sebagai bahasa pemrograman yang memungkinkan interaktivitas pada halaman web.
- Era Dotcom: Akhir tahun 1990-an, ledakan dotcom dimulai, dengan banyak perusahaan memanfaatkan web untuk bisnis dan perdagangan elektronik.
- Web 2.0: Di awal tahun 2000-an, konsep Web 2.0 muncul, menekankan pada interaktivitas, media sosial, dan partisipasi pengguna.
- Responsive Design: Dengan munculnya smartphone dan tablet, desain web responsif menjadi penting, memungkinkan website untuk tampil optimal di berbagai perangkat.
Jenis-JenisWebsite Berdasarkan Platform
Tersedia berbagai cara untuk membuat website. Setidaknya Anda bisa membangun website dengan tiga metode, yaitu menggunakan CMS, website builder, atau kode.
1. CMS
Metode pertama adalah cara yang paling populer, yaitu menggunakan Content Management System (CMS). CMS adalah perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk membuat dan mengatur konten digital.
2. Website Builder
Jika Anda ingin cara membuat website yang lebih mudah lagi, Anda bisa menggunakan website builder. Website builder adalah platform yang membantu Anda membuat website dengan cepat, tanpa perlu memahami coding atau kemampuan desain sama sekali.
3. HTML dan CSS
Jenis website berdasarkan platform yang terakhir adalah website yang menggunakan HTML dan CSS. Masih ingat jenis website di awal artikel ini? Betul, website statis. Biasanya website statis dibuat menggunakan metode ini.
Jenis Website
1. Blog atau Website Pribadi
2. Ecommerce/Toko Online
3. Website Perusahaan
4. Blog (Content Marketing)
5. Organisasi atau Instansi Pemerintah
6. Media Sharing
7. Komunitas Online
8. Website Berita
Comments
Post a Comment